3 Utama UX Blunders untuk Menolak Sementara Merancang Aplikasi Seluler

Tidak memiliki aplikasi sama sekali lebih baik daripada memiliki aplikasi seluler yang berfungsi buruk dan berantakan. Sebagian besar waktu, pengguna lebih suka menggunakan aplikasi fast-loading. Lama berlalu adalah hari-hari ketika orang-orang terbiasa berpikir bahwa hanya aplikasi kaya fitur yang bisa mendapatkan kesuksesan yang menguntungkan di pasar. Saat ini, pengguna tidak hanya peduli tentang fitur, mereka membutuhkan aplikasi yang cepat, mereka mencari aplikasi seperti itu yang memberikan navigasi yang lancar, UX yang mengesankan, dan sebagainya. Berikut ini daftar kesalahan UX yang biasanya dibuat saat merancang aplikasi seluler yang efektif. Selain itu, Anda akan mendapatkan panduan bagaimana cara mencegah masalah tersebut.

# 1 Membuat Tampilan Terlalu Banyak Dipadatkan

Jika Anda memiliki beberapa ide kreatif, menggabungkan semuanya menjadi satu aplikasi saja akan membuatnya terlalu ramai. Ini tidak hanya akan membuat semuanya jadi berantakan tetapi pengguna mungkin bingung yang tidak dapat diterima untuk aplikasi mobile yang efektif. Selain itu, terlalu banyak hal akan memperlambat kecepatan aplikasi Anda sehingga pengguna bahkan lebih membenci!

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mengemudi dari tujuan tunggal merancang aplikasi. Anda harus lebih memperhatikan kombinasi yang mengesankan dari UX dan UI. Ilustrasi langsung, tampilan bersih saat merangkul teknologi mutakhir untuk meningkatkan kegunaan dan keefektifan aplikasi seluler Anda dapat menghasilkan kesuksesan bisnis yang membuahkan hasil.

# 2 Berpikir Baik UX Hanya Tanggung Jawab Desainer

Secara teknis, desainer aplikasi seluler bertanggung jawab untuk menyediakan UX yang mengesankan. Namun, Anda akan membuat kesalahan jika Anda tidak berpikir untuk membuat UX ini lebih baik dengan bantuan upaya kolektif dari seluruh tim pengembangan aplikasi. Ketika proses pengembangan aplikasi dimulai, bersama dengan para desainer dan pengembang, manajer proyek dan analis juga mengambil bagian dari awal. Saat merancang aplikasi, terlepas dari para desainer, semua anggota ini sama seperti pengguna sederhana, yang dapat memberikan umpan balik jujur ​​mereka tentang aspek pengalaman pengguna. Menggunakan umpan balik ini membuat perbaikan yang diperlukan dalam UX menjadi sangat mudah.

# 3 Ikon Tidak Berlabel

Anda tidak boleh melakukan kesalahan dengan berpikir bahwa pengguna Anda akan memahami segalanya hanya dengan melihat ikon yang ada di aplikasi. Ya, ikon populer seperti 'rumah', 'pengaturan', 'pencarian', 'kembali', dll. Baik-baik saja. Pengguna sangat menyadari ikon dasar tersebut. Namun, jika Anda menggunakan ikon yang disesuaikan di aplikasi seluler Anda, Anda tidak boleh lupa untuk menambahkan label yang tepat untuk itu. Ini akan membantu pengguna untuk memahami fungsi ikon tertentu itu. Setiap ikon yang tidak diberi label akan membuat pengguna bingung.

Terlepas dari aspek-aspek yang disebutkan di atas, menempatkan terlalu banyak konten adalah kesalahan lain yang biasanya dilakukan hari ini. Ya, menyediakan konten berkualitas tinggi jelas menghargai, tetapi terlalu banyak yang dapat merusak game.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *